Jalan Longsor di Cilabanbulan belum Ditangani, DPRD Nilai Pemkab Pandeglang Minim Solusi

- 17 Mei 2024, 20:23 WIB
 Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Pandeglang, Erin Fabiana.
Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Pandeglang, Erin Fabiana. /Dok. Trust Banten/

Trust Banten - Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Pandeglang, Erin Fabiana menilai, Pemkab Pandeglang minim solusi dalam menyikapi jalan longsor di Desa Cilabanbulan, Kecamatan Menes. Menurut Erin Fabiana, sejauh ini Pemkab Pandeglang belum melakukan tindakan apapun terhadap jalan longsor yang diakibatkan cuaca ekstrim beberapa bulan lalu.

Harusnya kata dia, Pemkab Pandeglang melakukan penanganan awal, supaya tidak terjadi longsor susulan. Sejak terjadi longsor, Pemkab Pandeglang melakukan apa pun. Padahal Pemkab Pandeglang bisa menurunkan alat berat ke lokasi untuk penanganan awal.

"Penanganan awal harusnya dilakukan untuk mencegah terjadinya longsor susulan. Tapi saya lihat Pemkab Pandeglang belum melakukan itu, yang ada hanya menunggu bantuan," katanya kepada artawan pada Jumat, 17 Mei 2024.

Baca Juga: Mendagri Kembali Lantik Al Muktabar jadi Penjabat Gubernur Banten

Dia mengaku, saat dirinya turun untuk mengecek kondisi jalan longsor tersebut, kondisinya cukup mengkhawatirkan bahkan potensi longsor susulan besar terjadi. Karena tidak ada Tembok Penahan Tanah (TPT).

"Saya sangat khawatir jika kembali turun hujan dengan intensitas tinggi, maka jalan itu bisa longsor lagi. Makanya harus secepatnya dilakukan penanganan, minimal penanganan awal untuk mencegah longsor susulan," ujarnya.

Dia menerangkan, saat ini masyarakat melakukan gotong royong membuat jalan darurat untuk bisa melintas. Hal itu dilakukan wagra karena memang, jalan Cilabanbulan menuju Ciherangjaya yang menghubungkan beberapa desa dan kecamatan tersebut merupakan akses utama.

Baca Juga: Kawal PPDB tanpa Kecurangan dan Diskriminasi, ini Pernyataan Sikap Forum Pemred PRMN

"Jalan darurat yang dibuat masyarakat juga tidak bisa dijamin aman dari longsor. Makanya harus dilakukan penanganan sementara supaya masyarakat juga merasa nyaman saat melintas di jalur itu," tuturnya.

Halaman:

Editor: Rukman Nurhalim Mamora


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah