Habiskan Uang Rp14 Miliar, Pabrik Pengolahan Porang di Pandeglang Terbengkalai

- 9 Juni 2024, 19:17 WIB
Pabrik pengolahan Porang di Kabupaten Pandeglang.
Pabrik pengolahan Porang di Kabupaten Pandeglang. /Liem Mamora/Trust Banten

Trust Banten - Pabrik pengolahan Porang atau Sentra Industri Kecil Menengah (SIKM) yang berlokasi di Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang sampai saat ini belum beroperasi. Hal itu patut disayangkan, proyek itu menelan anggaran Rp14 miliar.

Berdasarkan pantauan, tidak ada aktivitas pengolahan Porang maupun aktivitas pekerja di pabrik yang dibangun pada tahun 2022 itu. Bahkan halaman depan pabrik tampak tidak terawat dan banyak ditumbuhi rumput liar.

Ade, petugas keamanan pabrik pengolahan Porang membenarkan, jika pabrik yang dibangun dengan menggunakan anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tersebut belum beroperasi. “Belum, belum beroperasi," ungkapnya saat ditemui di lokasi belum lama ini.

Baca Juga: Rutan Kelas IIB Pandeglang Disidak, ini Hasil Temuan Petugas

Ade menjelaskan, sejak dibangun pabrik yang digadang-gadang bisa mengolah umbi Porang sampai dengan 10 ton per hari tidak pernah beroperasi sebagai mana mestinya, dan pegawai yang ada hanya dirinya dengan tugas utama melakukan pengamanan aset milik Pemkab Pandeglang.

“Sehari-harinya, ya paling saya saja di sini, untuk pengamanan dan sesekali bersih-bersih di dalam dan di luar Kawasan pabrik,” ungkapnya.

Baca Juga: Jelang Idul Adha 1445, Sejumlah Ruas Jalan Provinsi di Kabupaten Pandeglang Diperbaiki

Ade berharap, pabrik yang dibangun menggunakan uang negara ini bisa cepat beroperasi dan bisa menyerap tenaga kerja untuk masyarakat sekitar dan meningkatkan perekonomian warga. “Saya berharap pabrik ini bisa cepat beroperasi, karena bisa menyerap tenaga kerja untuk masyarakat," ungkapnya.

Tokoh masyarakat setempat, Suratman juga berharap, pabrik Porang yang dikelola Dinas Koperasi, UMKM Perindustrian dan Perdagangan Pandeglang itu bisa cepat beroperasi dan diharapkan bisa menyerap tenaga kerja di kampung. “Belum beroperasi dari dulunya. Harapannya itu pabrik cepat bisa beroperasi dan bisa menyerap tenaga kerja," harapnya.***

Editor: Rukman Nurhalim Mamora


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah