Pemprov Banten Lakukan Mitigasi Cegah Inflasi Jelang Idul Adha 2024

- 10 Juni 2024, 19:06 WIB
Gubernur Banten, Al Muktabar memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah dan Percepatan Penanggulangan TBC secara virtual di Pendopo Gubernur Banten.
Gubernur Banten, Al Muktabar memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah dan Percepatan Penanggulangan TBC secara virtual di Pendopo Gubernur Banten. /Liem Mamora/Trust Banten

Trust Banten - Pemprov Banten terus melakukan langkah-langkah pengendalian inflasi. Di antaranya mengantisipasi kenaikan sejumlah harga komoditi penyumbang inflasi, terutama menjelang Hari Raya Idul Adha.

Hal itu disampaikan Penjabat Gubernur Banten, Al Muktabar usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah dan Percepatan Penanggulangan TBC secara virtual di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang pada Senin, 10 Juni 2024.

"Inflasi nasional cukup terkendali, untuk Provinsi Banten dibanding dengan sebelumnya kita mengalami penurunan," ungkap Al Muktabar.

Baca Juga: Jaarmarkt Te Ceram, Pameran Ternak Pertama Zaman Kolonial Belanda Tahun 1796

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi year on year (y-on-y) Provinsi Banten pada Mei 2024 sebesar 2,86 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,05.

Al Muktabar menyampaikan, komoditi pangan yang perlu mendapatkan perhatian dalam pengendalian inflasi. Di antaranya bawang merah, bawang putih, cabai, telur ayam ras, daging ayam ras dan komoditi lainnya.

Baca Juga: Awasi Kesehatan Hewan Kurban, Ratusan Dokter Hewan Siap Terjun ke Lapak

"Kita terus melakukan pengendalian inflasi, karena jika inflasi terlalu tinggi akan menjadi masalah dan terlalu rendah juga akan menjadi masalah. Jadi kita terus melakukan langkah-langkah, termasuk menjaga ketersediaan dan harga komoditi pokok," katanya.

Lebih lanjut Al Muktabar menyampaikan, dalam Rakor tersebut juga dibahas terkait ketersediaan bahan pokok menjelang Idul Adha 2024. "Pak Menteri Dalam Negeri mengingatkan pemerintah daerah, pada lebaran Idul Adha terdapat komoditi tertentu yang diminati masyarakat akan mengalami peningkatan sehingga harus diantisipasi. Dan hal itu kita telah melakukan mitigasi," pungkasnya.***

Editor: Rukman Nurhalim Mamora


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah