Festival Mookervaart Diisi Kesenian Tradisional hingga Dialog Sejarah

- 15 Mei 2024, 20:55 WIB
Kepala Disbudpar Kota Tangerang Rizal Ridolloh
Kepala Disbudpar Kota Tangerang Rizal Ridolloh /

Trust Banten - Gelaran Festival Mookervaart dipastikan akan kembali meramaikan geliat kebudayaan di Kota Tangerang.

Ya, sebagai salah satu agenda rutin tahunan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), yang ditahun ini akan berlangsung pada 30-31 Mei, di Taman Hutan Kota Tangerang.

Kepala Disbudpar Kota Tangerang Rizal Ridolloh menyatakan, Festival Mookervaart digelar dalam rangka mengangkat dan melestarikan sejarah dan kebudayaan yang ada di Kota Tangerang. Khususnya, keberadaan Sungai Mookervaart, saluran air bersejarah yang menghubungkan Kali Angke dan Sungai Cisadane.

Baca Juga: Penuhi Undangan PKS Pandeglang, Uday Suhada: Tugas Pemimpin itu Merangkul

Festival Mookervaart tahun ini akan berisi berbagai kegiatan. Mulai dari perlombaan lukis, penampilan tehyan, karinding, wayang golek, debus, cokek sipatmo, Mpe Go Yong, tarian tradisional hingga dialog bersejarah.

“Misi besarnya ialah merawat ingatan relasi saluran air dengan sejarah Kota Tangerang itu sendiri. Festival Mookervaart juga dinilai sebagai momentum untuk meningkatkan rasa kepedulian masyarakat sekitar terhadap kelestarian Sungai Mookervaart,” ungkap Rizal pada Rabu, 15 Mei 2024.

Baca Juga: Bertentangan dengan UUD 1945 dan UU Pers, JMSI Tolak RUU Penyiaran

Kata Rizal, Festival Mookervaart akan melibatkan elemen masyarakat. Seperti pegiat kesenian, kebudayaan, pelajar sampai dengan melibatkan multi etnis untuk mendorong kesuksesan pagelaran Festival Mookervaart.

“Festival Mookervaart diharapkan mampu mendongkrak pertumbuhan pariwisata di Kota Tangerang. Terlebih, selain menjadi ruang hiburan juga menjadi wadah pendidikan budaya antar generasi,” pungkasnya. ***

Editor: Ahmad Rizki Suhaedi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah